Sunday, November 25, 2018

Dysania, Si Malas Bangun Pagi!

Siapa yang pagi-pagi rasanya malas sekali untuk lepas dari tempat tidur? Apalagi jika hari libur maka rasanya ingin terus berada di kasur. Ternyata orang yang enggan bangun dari tempat tidur di pagi hari bahkan setelah mendapatkan waktu tidur yang cukup menunjukkan adanya permasalahan psikologi. Kondisi itu bisa jadi merupakan tanda bahwa kamu menderita dysania. Seseorang dengan dysania sangat terobsesi untuk berada di tempat tidur dalam waktu yang lebih panjangg. Mereka merasa sulit beranjak dari tempat tidur meski alarm telah berkali-kali bunyi dan matahari telah meninggi? Meski telah tidur malam selama berjam-berjam, tubuh rasanya tetap sulit bangkit dari tempat tidur. Bahkan, kamu akan kembali ke tidur meski sempat meninggalkan kasur. Hal semacam ini bisa saja terjadi bukan karena kita pemalas tetapi karena suatu kondisi yang disebut dysania. Dysania merupakan keadaan yang membuat kita sulit untuk bangun dari tempat tidur di pagi hari. Mereka yang menderita dysania sulit meninggalkan tempat tidur di pagi hari, dan hal tersebut lebih dari sekedar rasa kantuk. Bahkan, dysania juga bisa menyerang kita meski telah tidur berjam-jam lebih lama dari yang direkomendasikan. Dysania memang belum diakui sebagai kondisi formal, tetapi itu adalah istilah yang masih digunakan oleh profesional medis. 

Mereka yang menderita dysania biasanya memiliki kondisi kesehatan mental yang serius, seperti depresi. gejala ini seringkali terlihat pada penderita gangguan depresi akut. Banyak orang tak bisa membedakan antara dysania dan kelelahan biasa, karena keduanya sama-sama menimbulkan kelelahan dan letih saat tiba waktunya bangun di pagi hari. Padahal, ada perbedaan besar di antara keduanya. Selain merasa lelah, penderita dysania akan merasa frustasi, juga sulit untuk meninggalkan tempat tidur. Penderita dysania juga akan merasa stres, gelisah, kewalahan atau bahkan lemah oleh pikiran. Tidak ada pengobatan atau perawatan untuk mengatasi dysania ini. Namun, ada beberapa langkah kecil yang bisa kita ambil untuk mengurangi gejalanya. Untuk mengatasinya, kita bisa menggunakan aplikasi siklus tidur, tidur lebih awal dari biasanya, atau bahkan menggunakan alarm yang berbeda untuk dapat membantu kita bangun dari tempat tidur.

Beberapa kondisi berikut ini dianggap berhubungan dengan terjadinya dysania seperti depresi atau sedang mengalami Chronic Fatigue Syndrome (CFS). Jika penderita dysania terus-menerus menjadikan keengganan bangun pagi sebagai kebiasaan maka hal itu dapat menyebabkannya kehilangan banyak kesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas bermanfaat lainnya. Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar terhindar dari dysania. Simka ya!

1. Tidur yang berkualitas
Banyak orang di luar sana yang mengaku sudah tidur dalam jangka waktu lama tapi masih mengantuk. Bisa jadi kualitas tidurlah yang kurang. Penting sekali mendapatkan tidur yang berkualitas agar saat bangun tubuh menjadi bugar kembali dan siap menghadapi aktivitas pagi.

2. Pola diet sehat
Yang pertama yang sangat penting untuk diperhatikan adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Tubuh yang terhidrasi dengan baik mendorong kualitas tidur yang baik. Poin berikutnya adalah hindari mengonsumsi makanan yang membuat terjaga seperti makanan dan minuman yang mengandung kafein dan alkohol. Karena mengkonsumsi makanan yang beralkohol juga dapat menyebabkan anda susah bangun dipagi hari

3. Siapkan menu sarapan yang menarik
Semalaman tidur dengan nyenyak pastinya membuat perut kamu kosong. Sehingga sangat penting untuk kamu merencanakan menu sarapan favorit. Hal ini dapat membuatmu segera bangun dari tempat tidur untuk mendapatkan makanan kesukaan anda

4. Berhentilah menunda-nunda untuk bangun
Banyak orang yang mengatur alarm untuk membangunkan di pagi hari tapi kemudian saat berbunyi yang dilakukannya bukan segera bangun melainkan menekan tombol snooze. Dalam 5 atau 10 menit kemudian maka alarm akan berbunyi kembali. Kebiasaan ini tidak baik untuk kamu karena akan membuatmu terbiasa menunda-nunda untuk bangun.

5. Lakukan olahraga
Rutinlah melakukan olahraga untuk menjaga tubuh dalam kondisi sehat. Olahraga akan memicu produksi hormone serotonin. Hormon serotonin memiliki peran di dalam tubuh untuk mengatur tidur, nafsu makan, dan mood tetap baik. 

6. Berikan rewards pada diri sendiri
Tidak ada salahnya memberikan penghargaan pada diri sendiri. Ketika kamu mampu bangun pagi secara rutin maka berikan self rewards. Tidak harus dengan penghargaan benda yang mahal, cukup dengan menu makan siang yang nikmat atau meluangkan waktu untuk jalan-jalan di sore hari ke tempat yang disukai.

Jadi, sudah siapkah kamu untuk bangun pagi dan segera melakukan aktivitas? Ayo, jangan sia-siakan waktu hanya untuk bermalas-masalan di kasur! Kenali diri anda dan kendalikan diri anda. Salam Hidup Sehat!

No comments:

Post a Comment

Tips mengatasi Lupa!

Memori dan ingatan seseorang memang saling berbeda. Ada orang yang dengan fasih mengingat semua nama, tempat ataupun kejadian tapi tak sedi...